-->

7 Kesalahan Finansial Yang Paling Sering Kita Lakukan

Advertisement

7 Kesalahan Finansial Yang Paling Sering Kita Lakukan - Siapa diantara kita yang tidak ingin hidup dengan berkecukupan dan tidak ingin hidup kaya? Hampir semua orang melakukan pekerjaan dan menggeluti bisnis mereka demi sebuah tujuan uang atau hidup yang berkecukupan. Artinya, hampir semua memiliki sebuah tujuan menjadi orang yang kaya. Namun kita selalu rentan melakukan banyak kesalahan finansial yang terkadang kita sendiri tidak menyadarinya. 

7 Kesalahan Finansial Yang Paling Sering Kita Lakukan

Apapun motif yang tersembunyi dari semua usaha anda, pada intinya semua tertuju pada kekayaan dan hidup yang berkecukupan. Dalam menjalani semua hal tersebut, anda akan memperoleh sebuah cobaan “kesalahan finansial” yang harus anda sendiri berusaha untuk menghindarinya. Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi 7 Kesalahan finansial yang paling sering kita lakukan bahkan kesalahan finansial tersebut sering kita lupakan dan kita anggap remeh.

Lebih Besar Daripada Tiang
Kata bijak ini tentunya lebih cocok dan memang ini adalah kesalahan yang paling banyak terjadi pada kita, dan sering kita sendiri tidak menyadarinya, dan bahkan sebagian orang menganggapnya hal adalah sepele.

Kartu Kredit? Jika anda mendengar kata ini apa yang anda fikirkan? Tentunya anda akan menjawab mudah, kegiatan belanja dan transaksi dalam berbagai hal menjadi lebih simple. Tentu benar, karena tujuan diciptakannya kartu kredit adalah untuk mempermudah proses transaksi seseorang. Tanpa harus berfikir berapa banyak beban kredit yang harus anda bayar nantinya. Karena anda harus ingat, di akhir kata dari sebuah kartu yang sedang anda pakai sekarang ini adalah “kredit” artinya hutang, semakin banyak anda menggunakan kartu kredit untuk kegiatan transaksi anda, maka semakin besar biaya kredit “hutang” yang harus anda bayar nantinya. 

Fasilitas dari sebuah kartu kredit ternyata menjadi sebuah penyebab utama anda mengeluarkan lebih banyak daripada pemasukan yang bisa anda hasilkan. 

Sebelum anda bisa menghasilkan, seharusnya anda lebih dahulu bisa menghasilkan (William A Ward)

Membeli Barang Yang Tidak Perlu
Kesalahan yang rentan kita lakukan pada umumya adalah membeli barang yang kurang bermanfaat untuk kita. Membeli gadget baru, mobil atau kendaraan baru, yang pada intinya tujuan membeli produk atau barang tersebut hanya untuk membuktikan kesuksesan kita kepada orang lain, tanpa berfikir manfaat dan keuntungannya bagi kita. Ini sebenarnya bukan cara untuk menunjukkan kepada seseorang tentang kekayaan kita, namun lebih tepatnya adalah melakukan kesalahan menghabiskan dan membuang hasil jerih payah kita selama ini. Kita lebih senang dipuji daripada kita berfikir tentang bagaimana bisa memanfaatkannya. Itulah yang sering kita lakukan pada kesalahan finansial yang kedua ini.

Tidak Menghadapi Situasi Keuangan Anda Dengan Baik
Kesalahan finansial yang ketiga adalah, bahwa fakta yang terjadi kita tidak mampu dan tidak mau menghadapi kesalahan finansial yang terjadi pada diri kita. Kita lebih sering menghindari dan menganggapnya sepele untuk memperbaikinya. Langkah ini menunjukkan bahwa sebenarnya kita tidak siap untuk menghadapi kesalahan finansial kita, dan pada akhirnya masalah ini malah memperburuk keadaan kita

Tidak Memiliki Rencana
Berawal dari kesalahan finansial yang ketiga diatas, pada akhirnya kita tidak memiliki sebuah rencana yang baik, untuk bagaimana memperbaiki keadaan finansial kita. Perencanaan adalah sebuah hal yang mutlak bagi kita, jika kita ingin memperbaiki finansial kita. Seperti halnya membuat rencana bagaimana anda ketika pensiun nanti, melunasi semua hutang hutang anda sesegera mungkin dan membuat sebuah investasi untuk masa depan anda, melebarkan sayap bisnis anda, dan juga mencari berbagai sumber pemasukan lain, ini akan dapat membantu langkah memperbaiki keadaan finansial anda nantinya. Tidak perduli buruk atau baiknya keadaan finansial anda pada sekarang ini, membuat rencana dan target menjadi hal yang sangat wajib bagi finansial anda.

“Pastikan anda memiliki rencana hidup anda ditangan anda, dan termasuk didalamnya merencanakan keuangan (finansial) dan missi anda” (Manoj Arora)

Bergantung Hanya Pada Satu Aliran Pemasukan
Banyak dari kita hanya bergantung pada satu sumber pemasukan saja. Kita lebih senang mendapatkan gajian pada tanggal yang sudah ditentukan. Sehingga kita lebih malas berfikir bagaimana kita memiliki banyak sumber pemasukan untuk membantu meningkatkan nilai finansial kehidupan kita. Bahkan diantara kita yang menjalankan bisnis home, biasanya lebih banyak bergantung kepada satu pemasukan saja. Hal ini dapat mengakibatkan mutlak berbagai bencana dan berbagai kesalahan, karena tidak perduli seberapa stabilnya keadaan dan pendapatan anda sekarang ini, anda dan kita semua tidak dapat memastikan bagaimana kedepan keadaan finansial kita akan berubah nantinya. Sehingga perencanaan dan mencari berbagai atau membuat sumber pemasukan tambahan yang lainnya menjadi sangat perlu untuk meningkatkan keadaan finansial kita pada akhirnya. 

Tidak Berusaha Meningkatkan Penghasilan
Ya jelas, dari kesalahan kelima diatas. Kita sudah dipastikan tidak memiliki usaha untuk bagaimana meningkatkan penghasilan kita. Ini adalah jenis kesalahan finansial yang juga sangat rentan kita lakukan. 

Jika anda diwajibkan untuk membuat sebuah tabungan yang dalam jumlah banyak, tentu anda akan berfikir tentang bagaimana mengurangi berbagai jenis biaya lainnya. Benar? Ini adalah sebuah asumsi yang salah yang juga sering kita lakukan. 

Selalu berusaha mengurangi pengeluaran anda bukan menjadi sebuah strategi yang baik dalam jangka panjang. Karena langkah ini akan rentan membuat anda lebih rentan membuat anda lebih banyak mengalami frustasi dan anda tidak akan pernah mencapai tujuan anda yaitu “kaya atau berkecukupan”. Mencoba meningkatkan penghasilan anda, tentunya akan lebih bisa membuat sebuah tabungan yang tidak perlu mengurangi biaya pengeluaran anda. Tentu ini langkah yang lebih baik bukan?

Memprioritaskan Untuk Hidup Berhemat
Ketika anda memiliki sebuah kebutuhan yang sangat mendesak saat ini, anda lebih cenderung merasa bahwa anda harus memenuhi kebutuhan tersebut dan mengabaikan tabungan anda. Urusan nabung nanti lagi, ini lebih penting. Begitulah yang sering kita lakukan. Ini semua terjadi karena memang kita semua tidak memiliki anggaran dan rencana yang tepat untuk mengatasi semua permasalahan ini sejak dini. 

Ini akan terjadi dan terus terjadi, mengapa? Karena kebutuhan anda tidak akan pernah berakhir. Kebutuhan anda akan terus bertambah dan terus ada. Seorang ahli kimia Neil Mc Carthy membuat sebuah keputusan yaitu memulai investasi dipasar saham sejak ia berusaha masih sangat muda. Sehingga kekayaannya pada saat ini sudah mencapai sekitar $2,1juta US. Inilah kutipan kata kata tentang mengapa ia melakukan langkah ini

Jika anda menunggu untuk menyimpan hanya dari sisa gajih anda, maka itu tidak akan pernah terjadi. Maka bayarlah untuk diri anda terlebih dahulu (simpan untuk kebutuhan anda dalam jangka panjang)
Jika anda ingin kaya, maka semua tidak ada jalan yang mudah. Maka fokus pada tujuan anda dan hadapi masalah finansial anda secara realistis. Dengan demikian anda dapat menghindari kesalahan finansial anda. 

Pada intinya kesalahan kesalahan keuangan dan finansial diatas dapat terjadi karena berawal dari sekedar menganggap sepele, biasa dan akhirnya menjadi sebuah kebiasaan. Hingga pada akhirnya kesalahan kesalahan tersebut menjadi kehancuran bagi finansial kita. Semoga artikel ini bermanfaat.

Advertisement
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : 7 Kesalahan Finansial Yang Paling Sering Kita Lakukan

Advertisement
Advertisement

0 komentar:

Post a Comment

> Komentar yang Anda kirim sepenuhnya dimoderisasi oleh Admin.
> Komentar yang mengandung Link aktif (spam) akan kami hapus
> Tidak Perlu Menulis Nama Blog Anda Disini, Saya Pasti Kunjungi Blog Anda
.

Advertiser