-->

Yasa Singgih, Berawal Dari Minjam Baju Tanah Abang, Hingga Sukses Hasilkan Ratusan Juta Perbulan

Advertisement

Kisah sukses memang menjadi bumbu manis untuk menjadi penyemangat mencapai kesuksesan. Didalamnya terdapat sebuah bacaan bak mantra yang dapat merubah mindset positif yang dapat merubah pribadi seseorang. Salah satu kisah yang ingin Admin bagikan pada kesempatan kali ini adalah tentang Kisah Sukses Yasa Singgih CEO Brand Men's Republic yaitu sebuah brand yang bergerak dibidang fashion pria yang kini omsetnya mencapai Rp 150 Juta dalam tiap bulannya. Sungguh pendapatan yang sangat luar biasa dan bisa dijadikan inspirasi untuk Anda semua.

Yasa Singgih, Berawal Dari Minjam Baru Tanah Abang, Hingga Sukses Hasilkan Ratusan Juta Perbulan

Profil Yasa Paramita Singgih mulai booming sejak ia masuk dalam wawancara di sebuah televisi lokal, tak hanya itu saja berita terkait kisah sukses dan kata kata bijaknya juga bermunculan di berbagai situs lokal. Pria muda ini juga resmi mendapatkan penghargaan dari Majalah Forbes sebagai pengusaha termuda di Indonesia.

Menjadi seorang pengusaha merupakan sebuah pilihan yang dapat dilakukan oleh siapa saja. Tidak ada hukum batasan usia, besar kecil, mudah tua, semua berhak mendapatkan kesuksesan dalam berbisnis. Begitu pula dengan Yasa, sebuah contoh kesuksesan yang tidaklah mudah untuk didapatkan. Pria muda ini sudah melakoni bisnis sejak masih remaja dan banyak merasakan pahit dan getirnya, serta jatuh bangun membangun brand Men's Republic yang saat ini telah dikibarkan.

Usia SMP Sudah Menjadi Tulang Punggung Keluarga

Keadaan terkadang memang dapat merubah segalanya. Begitu pula yang dirasakan Yasa kala itu. Ayah Yasa terkena serangan jantung di saat dia menginjak bangku kelas 3. Keadaan suram ini tak membuat dirinya putus asa dan bergantung kepada keadaan. Yasa mulai berfikri dan mencari cara untuk menghidupi biaya sekolah dan masa depannya sendiri agar tidak menambah beban kedua orang tuanya.  Yasa pun berfikir keras agar memiliki usaha yang bisa mencukupi uang saku dan membeli kebutuhan sekolahnya tanpa harus meminta lagi.

Yasa pun mencoba melakoni dunia MC dan mencoba melamar di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta. Bayaran yang ia terima juga terbilang cukup lumayan untuk anak seusianya. Setiap minggu, ia bisa Ngemce sampai tiga kali dan dalam setiap tampil yasa dibayar Rp 350.000.

Bisnis Bermodalkan "Nekad"

Bisnis yang dilakoni Yasa cukup terbilang nekad, berawal dari hanya menjadi seorang MC panggilan. Yasa pun mencoba memberanikan diri untuk menggeluti dunia bisnis walau dalam skala kecil-kecilan. Berkat dorongan yang kuat dan keinginannya untuk bisa mandiri, Yasa mulai memulai bisnisnya dengan hanya meminjam baju yang dijual di Tanah Abang lalu dipasarkan secara online menggunakan ponsel BlackBerry miliknya. Bisnis kecil-kecilannya pun berjalan lancar, yasa sering bolak-balik ke Tanah Abang untuk mengambil sample gambar untuk dipasarkan lewat jejaring sosial. Dia pun memaksimalkan penjualannya dengan menggunakan merek Men's Republic, dan ini adalah kisah cikal bakal Brand yang saat ini tengah ia kembangkan.


Menurutnya, modal untuk terjun ke dunia bisnis kaos miliknya adalah modal keberanian saja. Dia tidak memiliki pengalaman dan pengetahuan soal seluk beluk ataupun masalah desain. Yang ia tahu hanyalah membeli kaos di pasar dan menjualnya secara online saja, selebihnya ia nekad dan modal berani saja.

Modal bukan Penghalang

Saat ditanya modal, mungkin Anda akan berfikir dan mulai menghitungnya. Modal memang kerap dijadikan penghalang seseorang ketika hendak memulai usaha. Namun tidak bagi Yasa, "Kalau anak sekarang ditanya bisnis kendalanya apa, pasti modal, enggak punya uang, kalau saya enggak masalah enggak punya modal, saya dulu pinjam barang dari Tanah Abang, pinjam barang pedagang dari sana, saya jual online dan berkembang sampai sekarang" tutur Yasa.

Bangkit Dari Kegagalan

Keinginan Yasa untuk menekuni usahanya semakin kuat, dorongan tersebut membuatnya mencoba menggeluti dunia bisnis kuliner di tahun 2012. Kala itu, dirinya mencoba mendirikan kafe kecil yang diberi nama "Teh Kopi" di kawasan Kebun Jeruk. Tak lama kemudian, ia pun mencoba membuka cabang baru usaha kulinernya di Mall Ambasador Jakarta Selatan.

Namun ternyata bisnis baru tersebut mengalami bangkrut hingga dirinya mengalami kerugian hingga ratusan juta. Perhitungan yang tepat ternyata menjadi pemicu biang kegagalannya. Salah satu kendalanya, ia belum bisa mengatur waktu antara sekolah dan mengelola kedua bisnis yang berjalan bersamaan. Kerugian itu pun membuat usaha kaos yang selama ini berjalan mulus terpaksa harus dihentikan, dikarenakan hasil penjualan kaos digunakan untuk menutupi kerugian dari usaha kulinernya tersebut.

Di tahun 2013, yasa resmi menghentikan usaha kafenya dan bahkan usaha kaosnya pun turut di hentikan. Menurutnya, ia tak memilik modal lagi untuk menjalankan salah satu dari kedua bisnis tersebut. Yasa pun memutuskan untuk fokus sekolah terlebih dahulu.

Yasa Singgih, Berawal Dari Minjam Baru Tanah Abang, Hingga Sukses Hasilkan Ratusan Juta Perbulan

Kisah kegagalan dalam satu tahun tersebut tidaklah membuatnya kapok. Pria kelahiran tahun 23 April 1995 ini justru semakin semangat lagi untuk menekuni dunia bisnis. Setelah selesai UN, ia kembali untuk memulai bisnisnya kembali namun dengan konsep yang lebih jitu agar tidak terjadi kegagalan yang kedua kalinya.

Ia pun tetap mengibarkan nama brand Men's Republic yang telah ia bawa sejak mulai menggeluti dunia bisnis onlinenya selama ini. Awalnya, ia hanya menjual sepatu kasual khusus pria. Semakin besar usaha yang ia jalankan, membuat brand yang ia kelola menawarkan banyak produk yang beragam. Saat ini, Men's Republic juga menjual celana dalam, jaket dan sandal khusus kaum pria.

Menurut yasa, kaum pria itu lebih simple, belinya gampang dan gak ribet. Itulah sebabnya mengapa ia memilih menjual fashion khusus pria dibanding kaum wanita, dan ia juga lebih fokus pada sepatu.

Saat ini yasa telah memiliki karyawan 10 orang yang membantu mengelola usahanya tersebut. Bisnisnya tidak hanya melayani didalam negeri saja. Sudah ada 8 negara yang merasakan produknya anak bangsa ini. Alhasil, dalam setiap bulannya ia berhasil meraup omzet sebesar Rp 100 sampai Rp 150 juta.

Menurutnya kendala yang ia hadapi saat ini adalah soal cashflow, sehingga ia harus pintar-pintar mengatur cash dan barang. Saat ini ia berharap bisa pindah pada sebuah kantor yang lebih luas dan memiliki gudang sendiri. Sebab, saat ini rumah yang digunakan untuk ngantor sudah mampu menampung produk yang ia pasarkan.

Itulah kisah inspirasi kesuksesan Yasa Pratama Singgih seolah President Brand Men's Production yang baru saja menerima penghargaan dari Forbes sebagai pria termuda sukses untuk Indonesia. Semoga mampu menambah semangat Anda. Salam sukses! Baca juga : Kata Bijak tentang Sukses

Advertisement
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Yasa Singgih, Berawal Dari Minjam Baju Tanah Abang, Hingga Sukses Hasilkan Ratusan Juta Perbulan

Advertisement
Advertisement

0 komentar:

Post a Comment

> Komentar yang Anda kirim sepenuhnya dimoderisasi oleh Admin.
> Komentar yang mengandung Link aktif (spam) akan kami hapus
> Tidak Perlu Menulis Nama Blog Anda Disini, Saya Pasti Kunjungi Blog Anda
.

Advertiser